SELAMAT DATANG di BLOG MERII

Senin, 26 November 2012

Materi Sejarah Semester 1 Kelas XI IPA


SEMESTER 1

Pelajaran SEJARAH kelas IX IPA
A.    Pertumbuhan dan mobilitas penduduk pada awal abad ke-19 dan awal abad ke-20
a.       Mobilitas penduduk
Pada masa kolonial Belanda terjadi mobilitas penduduk, yakni gerakan masyarakat da satu daerah lain. Hal ini diseabkan semakin banyaknya perusahaan swasta yang membuka usaha persekutuan di luar jawa. Semetara itu, untuk memenuhi tenaga kerja dari jawa. Mereka bekerja sebagai kuli kontrak. Akibatnya banyak orang jawa yang ke luar jawa.
Di samping itu, kebijakan polotik kolonial yang mengarah pada leberalisasi membawa perubahan kepada pola pikir masyarakat. Banyaknya usaha perkebunan, orang-orang Indonesia beralih menjadi buruh di perkebunan. Mereka meninggalkan pertanian beralih ke tenaga  upahan, sehingga mulai terbentuk golongan buruh di lingkungan pendududk Indonesia.
b.      Penggolongan sosial
Penggolongan sosial adalah pembedaan angota-anggota masyarakat, golongan-golongan secara  horizontal. Maksudnya pengelompokan anggota masyarakat atas dasar pembedaan ras, jenis kelami, propesi, klan, dan sebagainya.
            Dalam masyarakat terjadi penggolongan sosial yang terdiri dari:
1)      Golongan Belanda (eropa)
2)      Golongan Timur Asing
3)      Golongan Pribumi

c.       Pelpisan sosial
Sebelum kedatangan bangsa-bangsa eropa, bangsa indonesia telah mengenal adanya empat golongan dalam pelapisan sosial seperti ini dalam masyarakat Indonesia masih tetap berlangsung ketoka Indonesia masih berada di bawah kekuasaan pemerintahan kolonial Belanda.
Pelapisan sosial itu adalah:
1)      Golongan raja dan keluarganya
Golongan ini sangat besar pengaruh dan kedudukannya dalam masyarakt dalam sebuah wilayah.
2)      Golongan elite
Golongan masyarakat yang mempunyai kedudukan terkemuka di masyarkat maupun dalam lingkungan kerajaan.
3)      Golonngan non-elite
Golongan masyarakat kebanyakan dengan jumlahnya yang paling besar.
4)      Golongan hamba sahaya
Kelompok masyarakat yang menduduki lapisan paling bawah dan yang mengerjakan pekerjaan-pekerjaan palibg berat.

d.      Sistem sosial
Sistem sosial yang diterapkan pihak penjajah di Indonesia melahirkan pelapisan sosial yakni:
1)      Masyarakat golongan penjajah dan golongan terjajah
2)      Masyarakat golongan majikan dan golongan Barat
Perlakuan pihak penjajah di Indonesia membawa akibat-akibat bagi rakyat Indonesia, di antaranya:
1)      Sistem tanam paksa mengakibatkan penurunan jumlah penduduk di Indonesia yang cukup banyak, di samping terjadi perubahan kontruksi tanah di Indonesia, dari tanah pertanian menjadi tanah perkebunan.
2)      Pada masa sistem liberal para pengusaha swasta membuka usaha perkebunan di luar jawa.  Banyak orang bekerja sebagai buruh perkebunan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar